13 Ciri-Ciri Umum Komputer yang Terinfeksi Virus

Bagikan Artikel Ini

Sobat IT, salah satu hal yang paling menakutkan bagi para pengguna komputer adalah serangan virus. Perkembangan virus komputer yang semakin hari semakin pesat membuat produsen antivirus perlu bekerja ekstra keras untuk memproduksi antivirus yang mampu melindungi komputer dari serangan jahat tersebut. Namun, tahukah sobat apa saja ciri-ciri komputer yang telah terinfeksi virus? Berikut ini penulis akan membahas 13 ciri-ciri umum komputer yang terinfeksi virus.

 

  1. Booting Windows Melambat

 

Pada saat Windows melakukan proses booting, secara normal Windows akan mengeksekusi program-program yang telah terdaftar sebagai program startup. Namun ketika virus telah menginfeksi fasilitas startup dari Windows, secara otomatis Windows akan mengeksekusi virus pada proses booting sehingga proses booting akan menjadi lebih lambat.

 

  1. Memory Komputer Penuh

 

Apabila Windows telah terinfeksi oleh virus, maka virus akan menghabiskan memory (RAM) maupun hard disk. Akibatnya, Windows akan kekurangan memori untuk melakukan proses secara normal sehingga Windows akan berjalan lebih lambat dari biasanya. Selain itu, kapasitas hard disk pun akan cepat penuh karena virus akan terus-menerus berkembang biak dan membuat file-file baru.

 

  1. Komputer Sering Hang

 

Virus yang telah aktif akan mengganggu semua proses Windows dan biasanya membuat proses-proses baru yang berjumlah sangat banyak, sehingga membuat Windows mengalami crash atau hang.

 

  1. Koneksi Internet Melambat

 

Beberapa jenis virus hanya dapat bekerja dalam keadaan komputer tersambung pada internet. Apabila komputer telah terhubung dengan internet, secara otomatis virus tersebut mulai mengirimkan data yang telah didapatkannya dari komputer korban menuju server virus. Proses pengiriman data tersebut otomatis akan membuat traffic data internet menjadi penuh sehingga menyebabkan koneksi internet melambat.

 

  1. Menu Folder Option Menghilang

 

Pada umumnya virus adalah file tersembunyi (hidden file), sehingga virus sangat mudah untuk terus menginfeksi dan berkembang biak tanpa diketahui oleh pengguna komputer. Salah satu cara untuk dapat menampilkan file-file tersembunyi adalah dengan cara melakukan setting pada Folder Option. Pada umumnya, para pembuat virus akan menonaktifkan fasilitas Folder Option agar virus tetap tidak terdeteksi oleh pengguna komputer.

 

  1. Task Manager Tidak Dapat Ditampilkan

 

Task manager merupakan salah satu fasilitas Windows yang berguna untuk menampilkan semua proses yang sedang berjalan. Dengan cara men-disable task manager, proses virus tidak akan bisa dinonaktifkan.

 

  1. Registry Editor (Regedit) Tidak Dapat Ditampilkan

 

Registry merupakan catatan tertulis dari setiap proses yang dilakukan oleh Windows. Biasanya, virus akan memasukkan alamat file induk virus dan file-file pendukungnya ke dalam Registry agar komputer dapat menjalankan proses virus tersebut. Dengan cara men-disable Registry Editor, virus tidak akan bisa dilacak keberadaannya.

 

  1. Hidden File Tidak Dapat Ditampilkan

 

Walaupun fasilitas folder option telah dapat diaktifkan, bukan suatu jaminan bahwa hidden file dapat ditampilkan. Pada umumnya virus menuliskan Registry yang bertujuan untuk menghilangkan pilihan “show hidden file” sehingga file-file yang tersembunyi tetap tidak dapat ditampilkan.

 

  1. Folder Menghilang

 

Pada komputer yang terinfeksi virus, biasanya folder yang telah kita buat akan disembunyikan dan posisinya digantikan oleh file virus yang icon dan namanya menyerupai nama folder yang kita miliki. Trik seperti ini biasa dimanfaatkan virus untuk mempermudah perkembangbiakan virus di komputer korban.

 

  1. Ekstensi File akan Disembunyikan

 

Untuk memperlengkap penyamaran, biasanya virus akan menyembunyikan ekstensi file dan menggunakan icon layaknya file-file yang umum digunakan, misalnya file Screen Saver, audio, dan lain-lain. Dengan cara seperti ini, korban akan tertipu dengan icon yang umum tersebut, dan akan dengan senang hati membuka file virus tersebut.

 

  1. Muncul Pesan-Pesan Aneh

 

Beberapa jenis virus akan memunculkan pesan-pesan aneh jika telah menginfeksi komputer kita, entah itu berupa kotak dialog, gambar, atau halaman web. Mungkin tujuan sang pembuat virus adalah untuk menunjukkan eksistensi dirinya di komputer sang korban. Tidak jarang pesan-pesan aneh ini mengakibatkan komputer berjalan dengan sangat lambat, bahkan crash atau hang.

 

  1. Memasukkan file-File Tertentu ke dalam Media Penyimpanan

 

Salah satu media perantara perkembangbiakan virus adalah media penyimpanan seperti flash disk atau disket. Biasanya, virus akan secara otomatis memasukkan file induknya ke dalam media penyimpanan. Akibatnya, jika media penyimpanan tersebut ditancapkan ke komputer lain, komputer itu pun akan otomatis terserang virus yang telah tertanam di dalam media penyimpanan tersebut.

 

  1. Mengirimkan Email Aneh

 

Media lain yang digunakan virus untuk berkembang biak adalah Email. Bagi pengguna komputer yang mengintegrasikan Emailnya dengan aplikasi Email Client seperti Windows Mail, Microsoft Outlook, Mozilla Thunderbird, dan lain-lain, biasanya virus akan otomatis mengirimkan Email ke daftar kontak yang tersimpan di buku alamat. Subjek Email yang digunakan pun biasanya subjek yang menarik agar korban mau membuka Email tersebut. Setelah Email tersebut dibuka, otomatis virus akan langsung menginfeksi komputer tempat Email tersebut dibuka.

 

Nah, itulah beberapa ciri-ciri umum komputer yang terinfeksi virus. Apakah sobat mengalami salah satu atau beberapa ciri-ciri di atas? Jika ya, segeralah bersihkan virus yang bersarang di komputer sobat agar kerusakan tidak menjadi lebih parah.

       

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *